Berita
Padang, 25 April 2025 – Universitas Andalas kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengabdian masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui program KKN Non Reguler Nabuang Sarok. Bertempat di Ruang PKM Lantai 2 Universitas Andalas, kegiatan pembekalan mahasiswa peserta KKN dilaksanakan pada hari ini pukul 14.00 WIB, dengan menghadirkan sejumlah narasumber ahli di bidang pengelolaan lingkungan.

Pembekalan ini dihadiri oleh Kepala UPT Pembelajaran Diluar Kampus (PDK) Universitas Andalas Bapak Ir. Jonrinaldi, Ph.D, IPU, Bapak Yopie Eka Putra, S.H., Penyuluh Lingkungan Hidup dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, dan Bapak Doche Delson, S.T., perwakilan dari PT Semen Padang yang juga merupakan pelaksana program unggulan Nabuang Sarok. Kepala UPT PDK pada kesempatan ini memberikan sambutan dan arahan terkait pelaksanaan kegiatan KKN Non Reguler. Turut hadir juga dan memberikan sambutan pembuka adalah Bapak Rizky Aziz, Ph.D., Dosen Teknik Lingkungan Universitas Andalas sekaligus Penanggung Jawab KKN Nabuang Sarok dan bapak Dr. Indraddin Tim DPL KKN Non Reguler Nabung Sarok.

Materi I: Pengelolaan dan Penilaian KKN Berbasis Outcome-Based Education (OBE) - Bapak Daimon Syukri, Ph.D., Sekretaris UPT PDK Universitas Andalas.

Materi ini berkaitan dengan tata kelola pelaksanaan dan penilaian hasil KKN berbasis capaian pembelajaran
Materi I: DLH Kota Padang – Pengelolaan Sampah di Kota Padang

Materi pertama disampaikan oleh perwakilan DLH Kota Padang, Bapak Yopie Eka Putra, menjelaskan mengenai kondisi pengelolaan sampah di Kota Padang. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi, khususnya pada tingkat rumah tangga dalam hal pemilahan sampah. Beliau juga memperkenalkan konsep bank sampah sebagai solusi pengelolaan berbasis masyarakat yang terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Materi II: Nabuang Sarok – Program Kerjasama Nabuang Sarok PT Semen Padang
Dalam sesi kedua, Pak Doche Delson menjelaskan secara rinci tentang program unggulan Nabuang Sarok yang diinisiasi oleh PT Semen Padang sejak 2022. Program ini memungkinkan masyarakat menukarkan sampah yang dihasilkan baik itu sampah kertas, plastik, minyak jelantah, tekstil, dan kantong semen bekas untuk ditukarkan menjadi poin pada website Nabuang Sarok. Poin yang telah terkumpul dapat ditukarkan dengan hadiah menarik yaitu kebutuhan pokok, emas murni, hingga peralatan elektronik.
“Mengedukasi masyarakat terkait pemilahan sampah di rumah dan menyetorkan ke bank sampah adalah kunci. Jika bank sampah mampu memilah, maka bisa diuangkan. Jika tidak, maka tersedia layanan penjemputan lewat aplikasi,” ujar Doche. Ia menambahkan bahwa hingga saat ini sudah 443 ton sampah berhasil dikumpulkan dengan total 2.056 anggota aktif dan program juga telah menerima minyak jelantah sebagai bagian dari inisiatif lingkungan berkelanjutan.
Program KKN Nabuang Sarok sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun 2023 di Lubuk Kilangan, dilanjutkan pada tahun 2024 di empat kecamatan di Padang, dan kini pada 2025 diperluas ke 6 kelurahan di 5 kecamatan atas rekomendasi DLH Kota Padang.
Rincian Program KKN Nabuang Sarok 2025:
Sebanyak 37 mahasiswa dari berbagai fakultas seperti Teknik, FISIP, dan Teknologi Informasi Universitas Andalas telah mendaftar untuk berpartisipasi. Mahasiswa ini akan ditempatkan secara berkelompok di enam kelurahan di Kota Padang, yaitu:
- Rawang, Padang Selatan
- Parupuk Tabing, Koto Tangah
- Lubuk Buaya, Koto Tangah
- Surau Gadang, Nanggalo
- Kuranji, Kuranji
- Limau Manis Selatan, Pauh
KKN Non Reguler ini akan berlangsung selama 6 bulan, diawali dengan kegiatan sosialisasi Program Nabuang Sarok, pendaftaran anggota dan mitra bank sampah, hingga pelaksanaan penyetoran sampah oleh warga.
Tujuan utama dari program ini adalah memberikan edukasi terkait pemilahan sampah, serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan program Nabuang Sarok sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis komunitas. Targetnya, diharapkan terbentuk minimal 2 bank sampah di setiap kelurahan.
Sebagai tambahan, sampah terpilah yang dikumpulkan juga akan diolah menjadi Alternative Fuels (bahan bakar alternatif) untuk pembakaran di kiln, yang mendukung proses produksi ramah lingkungan di PT Semen Padang.
Penutup
Melalui kegiatan pembekalan ini, mahasiswa tidak hanya dibekali dengan pengetahuan teknis dan sosial, tetapi juga misi besar untuk mendorong perubahan nyata di masyarakat. Sinergi antara dunia akademik, industri, dan pemerintah daerah seperti yang terwujud dalam program KKN Non Reguler Nabuang Sarok ini.
- Details
- Hits: 307
More Articles …
- Mahasiswa KKN Unand Melakukan Audiensi Dengan Pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota Tentang Ide Inovatif Pengelolaan Sampah
- Fenisa Fauziyah Marshal - Alumni MBKM Asistensi Riset–Pre ETIC Penerima Beasiswa MEXT (U to U) Mahasiswa S2 Program ETIC, Kanazawa University, Jepang
- Sherin Yudinata (Kesehatan Masyarakat) - Pertukaran Mahasiswa (IISMA, University of Szeged, Hongaria)
- Nurul Qolbi (Teknik Mesin) - Asistensi Riset (Kanazawa University)
- Annisa Ramadhani (Matematika) - Studi Independen (RevoU)
- Putra Haji (Ilmu Politik) - Pertukaran Mahasiswa (PMM) dan Magang Bersertifikat (MSIB)
- Rafifa Ridha (Ilmu Biomedis) - Asistensi Riset (BRIN)
- Najla Salsabilla Difa (Ilmu Biomedis) - Asistensi Riset (BRIN)

