Sebagai mahasiswi program studi Teknik Lingkungan, saya mengapresiasi kesempatan berharga untuk berpartisipasi dalam Program MBKM Asistensi Riset–Pre ETIC (Pre Environmental and Energy Technologies International Course) di Kanazawa University, yang berlangsung dari September 2023 hingga Februari 2024. Program ini memberikan dampak signifikan dalam pengembangan akademik saya, serta membuka peluang untuk meraih beasiswa MEXT (Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology) skema University to University (U to U) guna melanjutkan studi S2 melalui program ETIC (Environmental and Energy Technologies International Course) di Kanazawa University, Jepang.

Selama periode asistensi riset, saya berpartisipasi aktif dalam penelitian yang berfokus pada isu lingkungan dan kesehatan masyarakat, dengan fokus penelitian pada studi trace element antibiotik di lingkungan perairan. Di bawah bimbingan Hanamoto Sensei, dosen pembimbing yang sangat kompeten, saya memperoleh pengetahuan mendalam mengenai metodologi penelitian, analisis data, serta penyusunan dan penyampaian laporan ilmiah dalam bahasa Inggris. Pengalaman ini telah secara signifikan meningkatkan kompetensi akademik saya dan juga membangun kepercayaan diri dalam komunikasi ilmiah lintas budaya.

Program Pre ETIC (Pre Environmental and Energy Technologies International Course) adalah program pertukaran pelajar asistensi riset selama 5 bulan yang diselenggarakan oleh Kanazawa University. Program ini dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa internasional yang berminat melanjutkan studi di program pascasarjana ETIC. Peserta akan dibekali dengan dasar-dasar riset, keterampilan komunikasi ilmiah, pemahaman budaya akademik Jepang, dan dasar bahasa Jepang. Selain itu, program ini memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan calon pembimbing tesis, terlibat dalam proyek penelitian, dan membangun jaringan akademik dengan dosen di Kanazawa University.

Program ETIC (Environmental and Energy Technologies International Course) merupakan program magister berbahasa Inggris yang bersifat multidisiplin, berfokus pada bidang lingkungan dan energi, serta terbuka bagi mahasiswa internasional dari berbagai negara. Program ini menekankan solusi teknologi berkelanjutan untuk menjawab tantangan lingkungan global, didukung oleh fasilitas riset dan laboratorium yang mutakhir.

Sedangkan, beasiswa MEXT U to U merupakan program beasiswa penuh dari Pemerintah Jepang yang memungkinkan universitas di Jepang untuk secara langsung merekomendasikan kandidat penerima beasiswa dari universitas mitra di luar negeri. Salah satu aspek krusial dalam proses seleksi beasiswa ini adalah adanya hubungan akademis yang solid antara pelamar dan calon pembimbing di universitas Jepang, serta evaluasi terhadap kesiapan akademis dan motivasi pelamar.

Melalui partisipasi dalam program Pre ETIC, saya mendapatkan akses langsung ke lingkungan akademis di Kanazawa University, memperoleh pemahaman mendalam tentang sistem pendidikan di Jepang, dan menjalin hubungan yang kuat dengan calon pembimbing. Hal ini sangat krusial mengingat dalam skema MEXT U to U, rekomendasi dari profesor dan pengalaman akademis sebelumnya di universitas Jepang merupakan faktor penentu keberhasilan aplikasi. Dengan demikian, Pre ETIC secara signifikan meningkatkan profil akademis saya sekaligus menunjukkan komitmen dan kesiapan saya untuk melanjutkan studi di Jepang.

saya yang sebelumnya tidak memiliki minat untuk melanjutkan studi, apalagi sampai ke luar negeri, memiliki perspektif baru pasca mengikuti program ini. Alhamdulillah, saya berhasil lolos sebagai penerima beasiswa MEXT dan resmi terdaftar sebagai mahasiswa S2 program ETIC di Kanazawa University.

Selama lima bulan di Pre ETIC, saya merasa telah dipersiapkan secara komprehensif, baik dari segi akademik, kemampuan bahasa, maupun mental, untuk menghadapi tantangan studi magister.

Saya meyakini bahwa tanpa partisipasi dalam program MBKM Asistensi Riset ini, perjalanan saya menuju Jepang tidak akan sekuat dan sejelas ini. Oleh karena itu, saya sangat merekomendasikan kepada rekan-rekan mahasiswa untuk tidak ragu mengikuti program MBKM, terutama yang berfokus pada riset dan kolaborasi internasional. Selain memperluas wawasan akademik, program ini juga berpotensi menjadi katalisator yang signifikan dalam meraih beasiswa dan mengembangkan karier global.

Fenisa Fauziyah Marshal
Alumni MBKM Asistensi Riset–Pre ETIC
Penerima Beasiswa MEXT (U to U)
Mahasiswa S2 Program ETIC, Kanazawa University, Jepang